^Back To Top

foto1 foto2 foto3 foto4 foto5



Tim Redaksi Tatanusa 
Penunjuk Waralaba: Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2007; Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 53/M-DAG/PER/8/2012; 68/M-DAG/PER/10/2012; 12/M-DAG/PER/3/2006.- Jakarta: Tatanusa, 2013, viii + 248 hal 21 cm. 
ISBN: 978-979-3999-88-3 Rp35.000,- 


Buku Penunjuk Waralaba ini disusun seperti kamus, dihimpun berdasarkan "kata pokok" hasil pendefinisian dari pasal atau ayat peraturan perundang-undangan tentang Waralaba, disertai penjelasan ringkas sumber pasal dan ayatnya, sehingga memudahkan pembaca melacak ketentuan-ketentuan tentang waralaba dengan cepat meskipun sumber pasal dan ayatnya menyebar. Buku ini dilengkapi dengan :

Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2007 tentang Waralaba;

  • Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 53/M-DAG/PER/8/2012 tentang Penyelenggaraan Waralaba;
  • Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 68/M-DAG/PER/10/2012 tentang Waralaba untuk Jenis Usaha Toko Modern; dan 
  • Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 12/M/DAG/PER/3/2006 tentang Ketentuan dan Tata Cara Penerbitan Surat Tanda Pendaftaran Usaha Waralaba.

Contoh kutipan beberapa kamus Penunjuk:

PENUNJUK WARALABA

1 (satu) bulan
~ paling lama, sanksi administratif pemberhentian sementara
Pemilik STPUW yang tidak mengindahkan peringatan tertulis sebagaimana dimaksud dalam pasal 19 ayat (2) dikenakan sanksi administratif berupa pemberhentian sementara STPUW paling lama 1 (satu) bulan.- [Pasal 20 (1) Permendag 12/M-DAG/PER/3/2006]

1 (satu) tahun
~ paling lambat pendaftaran Perjanjian Waralaba
Pendaftaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan paling lambat 1 (satu) tahun sejak tanggal berlakunya Peraturan Pemerintah ini.- [Pasal 19 (2) PP 42/2007]

1 (satu) tahun terakhir
~ neraca dan daftar rugi laba
Sebelum membuat perjanjian, Pemberi Waralaba wajib memberikan keterangan tertulis atau prospektus mengenai data atau informasi usahanya dengan benar kepada Penerima Waralaba yang paling sedikit memuat: a. Identitas Pemberi Waralaba, berikut keterangan ...- [Pasal 5 a. Permendag 12/M-DAG/PER/3/2006]

1 (satu) tempat usaha
~ paling sedikit, yang dipunyai Penerima Waralaba Utama
Penerima Waralaba Utama wajib melaksanakan sendiri kegiatan usaha Waralaba dan mempunyai paling sedikit 1 (satu) tempat usaha.- [Pasal 4 Permendag 12/M-DAG/PER/3/2006]

1 (satu) tempat usaha Waralaba
~ Penerima Waralaba yang diberi hak untuk menunjuk Penerima Waralaba lain
Penerima Waralaba yang diberi hak untuk menunjuk Penerima Waralaba lain, harus memiliki dan melaksanakan sendiri paling sedikit 1 (satu) tempat usaha Waralaba.- [Pasal 6 (2) PP 42/2007]

2 (dua) bulan
~ paling lama, pemberhentian sementara Surat Tanda Pendaftaran Waralaba
pemberhentian sementara Surat Tanda Pendaftaran Waralaba paling lama 2 (dua) bulan apabila tidak memenuhi ketentuan dalam peringatan tertulis sebagaimana dimaksud pada huruf a; dan .- [Pasal 11 b. Permendag 68/M-DAG/PER/10/2012]
~ paling lama, sanksi berupa pemberhentian se-mentara STPW
Pemberi Waralaba dan Penerima Waralaba yang tidak memenuhi ketentuan dalam peringatan tertulis sebagaimana dimaksud pada huruf a, dikenakan sanksi berupa pemberhentian sementara STPW paling lama 2 (dua) bulan, dalam bentuk keputusan sebagaimana tercantum ...- [Pasal 33 b. Permendag 53/M-DAG/PER/8/2012]

2 (dua) hari kerja
~ paling lama, pejabat penerbit STPW membuat surat penolakan penerbitan STPW
Apabila SP-STPW beserta dokumen persyaratan dinilai belum lengkap dan benar, pejabat penerbit STPW membuat surat penolakan penerbitan STPW kepada pemohon STPW, paling lama 2 (dua) hari kerja terhitung sejak tanggal diterimanya surat permohonan.- [Pasal 12 (2) Permendag 53/M-DAG/PER/8/2012]
~ paling lama, pejabat penerbit STPW menerbit-kan STPW
Paling lama 2 (dua) hari kerja terhitung sejak diterimanya SP-STPW dan dokumen persyaratan secara lengkap dan benar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11, pejabat penerbit STPW menerbitkan STPW dengan menggunakan formulir sebagaimana tercantum dalam Lampir ...- [Pasal 14 (1) Permendag 53/M-DAG/PER/8/2012]

2 (dua) minggu
~ paling singkat, Pemberi Waralaba harus me-nyampaikan Prospektus Penawaran Waralaba kepada Penerima Waralaba
Pemberi Waralaba harus menyampaikan Prospektus Penawaran Waralaba kepada Penerima Waralaba paling singkat 2 (dua) minggu sebelum penandatanganan Perjanjian Waralaba.- [Pasal 4 (1) Permendag 53/M-DAG/PER/8/2012]
~ paling singkat, penyampaian Perjanjian Wara-laba kepada calon Penerima Waralaba
Perjanjian Waralaba sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus disampaikan kepada calon Penerima Waralaba paling singkat 2 (dua) minggu sebelum penandatanganan perjanjian.- [Pasal 5 (3) Permendag 53/M-DAG/PER/8/2012]
~ tenggang waktu pemberian peringatan tertulis
Peringatan tertulis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diberikan paling banyak 3 (tiga) kali dalam tenggang waktu 2 (dua) minggu terhitung sejak tanggal surat peringatan sebelumnya diterbitkan.- [Pasal 17 (2) PP 42/2007]
Peringatan tertulis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan paling banyak 3 (tiga) kali berturut turut dengan tenggang waktu 2 (dua) minggu terhitung sejak tanggal pengiriman oleh pejabat penerbit STPUW dengan mengeluarkan Surat Peringatan Tertulis...- [Pasal 19 (2) Permendag 12/M-DAG/PER/3/2006]
3 (tiga) kali
~ pemberian peringatan tertulis paling banyak
Peringatan tertulis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat diberikan paling banyak 3 (tiga) kali dalam tenggang waktu 2 (dua) minggu terhitung sejak tanggal surat peringatan sebelumnya diterbitkan.- [Pasal 17 (2) PP 42/2007]
Peringatan tertulis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan paling banyak 3 (tiga) kali berturut turut dengan tenggang waktu 2 (dua) minggu terhitung sejak tanggal pengiriman oleh pejabat penerbit STPUW dengan mengeluarkan Surat Peringatan Tertulis ...- [Pasal 19 (2) Permendag 12/M-DAG/PER/3/2006]
Pemberi Waralaba dan Penerima Waralaba untuk jenis usaha Toko Modern yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, Pasal 4, Pasal 7, Pasal 8, dan Pasal 10 dapat dikenakan sanksi administratif secara bertahap berupa: a. peringatan tertulis ...- [Pasal 11 Permendag 68/M-DAG/PER/10/2012]